Untuk format Piala Champions Asia yang baru ini, hanya klub - klub juara liga domestik saja yang di perbolehkan mengikuti kejuaraan bergengsi asia tersebut, dan teruntuk para juara piala liga di haruskan bermainnya di Piala Winners Asia saja, sedangkan pemenang kedua turnamen tersebut akan diadu pada kejuaraan Piala Super Asia.
Setelah berjalannya waktu, pada musim 2002/2003 Piala Champions Asia dan Piala Winners Asia digabung menjadi satu dan kemudian namanya berganti menjadi Liga Champions Asia. Pada musim pertama, sejumlah 16 klub berpartisipasi dalam babak akhir. Pada musim selanjutnya, 2003/2004 di batalkan karena pada saat itu sedang mewabahnya virus SARS dan perang Irak. dan setelah itu, tahun 2004 diluncurkan kembali dengan 28 klub dari 14 negara. Pada tahun 2009, turnamen ini mulai menggunakan format baru lagi dimana jumlah tim peserta bertambah menjadi 32 tim dan hadiah untuk sang juara bertahan diperbanyak, kira - kira untuk total hadiah yang di akan diperebutkan saat itu berjumlah US$14. Untuk sang juara bertahan diberikan uang sebesar US$1,5 juta dan ditambah lagi hadiah - hadiah dari babak-babak sebelumnya.
Jumlah tim saat ini yang mengikuti kejuaraan Liga Champions Eropa berjumlah 47 tim, dimana keseluruhan tim tersebut akan ikut di seleksi di dalam 32 fase grup dan sekaligus di uji tim mana yang mampu berhasil menjadi tim nomor satu di benua Asia ini
Selama Bergulirnya kejuaraan Liga Champions Asia ini, terdapat 7 (tujuh) klub yang berhasil menjuarai turnamen ini hingga 2 (dua) kali, diantaranya :
- Al Ittihad
- Suwon Samsung Bluewings
- Pohang Steelers
- Al-Hillal
- Maccabi Tel-Aviv
- Thai Farmers Bank
- Esteghlal
Tim yang paling tersukses di Liga Champion Asia saat ini adalah Pohang Steelers yang berhasil menyabet 3 gelar juara Liga Champions Asia dan Tim yang saat ini sedang menjadi juara bertahan di kejuaraan Liga Champions Asia adalah tim dari Korea Selatan yaitu, Jeonbuk Hyundai Motor yang telah memperoleh 2 gelar Liga Champions Asia.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar